alexametrics
Dua Senjata Anak Muda untuk Hadapi Revolusi Industri
Dua Senjata Anak Muda untuk Hadapi Revolusi Industri
Seminar nasional yang digelar Fakultas Teknik UNJ dalam FT Expo membuka wawasan mahasiswa dalam mempersiapkan diri dalam dunia usaha/kerja. Foto/Rohmatul Hikmah
Jakarta - Semakin tingginya persaingan dunia usaha pada masa mendatang menuntut anak muda untuk punya bekal yang memadai.

Seminar Nasional Pendidikan dan Teknologi Kejuruan (SNPTK) digelar oleh Universitas Negeri Jakarta (UNJ), sebagai bagian dari Fakultas Teknik (FT) Expo. Acara ini digelar pekan lalu di Holiday Inn & Suites.

Dalam SNPTK bertema “Technopreneurship dan Pendidikan Vokasi di Era Industri 4.0” ini dibahas dua hal yang berperan penting dalam revolusi industri. Yaitu penguasaan teknologi dan keterampilan khusus.



Wakil Direktur 1 Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta, Ivan Hanafi mengatakan bahwa ada teknologi impian yang terpasang. Salah satunya Facebook memasang drone satelit sehingga aktivitas tertentu bisa dipantau.

Delivery post tidak perlu pengantaran, sekarang ada pesan instan,” ucap Ivan.

Sementara dalam Suistainable Development Goals (SDG’s) 2030, ada solusi titik kritis teknologi dan sosial, salah satunya adalah melalui pendidikan vokasi. Ini adalah pendidikan tinggi yang menunjang pada penguasaan keahlian terapan tertentu (strata D1-D4)

Ada beberapa tuntutan dalam pendidikan, yaitu tujuan pendidikan nasional, kualitas, dan tuntutan revolusi. Maka dari itu, sistem pendidikan di Indonesia yang akademik dilengkapi dengan pengembangan dan vokasi sebagai penerapan.

Sementara CEO Great Edu, Robert Edy Sudarwan, mengatakan bahwa peluang teknopreneurship datang dari kebutuhan masyarakat. Potensi kesuksesannnya dilihat dari ide (28%), tim (32%), bisnis model (24%), funding (14%), dan waktu (42%).

"Di masa depan, skill kompetisi menjadi penting. Selagi ada waktu kita bisa mulai, bisa dari pendidikan vokasi atau pendidikan industri,” ujar Robert.

Menurut Ketua SNPTK, Ahmad Kholiel, di Fakultas Teknik UNJ juga telah memasukkan mata kuliah wajib Big Data untuk menunjang pengetahuan mahasiswa menjawab tantangan persaingan dalam revolusi industri.

Beberapa kampus diundang untuk menghadiri acara ini, di antaranya Universitas Gorontalo, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dan Universitas Palangkaraya.

Rohmatul Hikmah
Kontributor Gen Sindo
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Instagram: @rohmatulhikmah



(her)
Artikel Terkait
View More
KOMENTAR (pilih salah satu dibawah ini)
loading gif
Artikel Gen SINDO
  • Hai teman teman...
    Kami mengajak untuk mengembangkan bakat kamu menulis dengan mengirimkan artikel.
    dalam bentuk word dengan panjang tulisan 4000 karakter.
    sertakan juga foto yang mendukung artikel kamu, identitas, serta foto terbaru kamu.
    Tunggu apalagi, segera kirim tulisan kamu ke : gensindo.mail@gmail.com
  • Visit Our Page :
  • Facebook
  • Twitter
  • Rss