5 Hal Penting soal Plastik yang akan Kamu Temui kalau Nonton Pulau Plastik
loading...

Film dokumenter Pulau Plastik mengajak penonton melihat dampak buruk dari penggunaan plastik oleh masyarakat. Foto/Visinema Pictures
A
A
A
JAKARTA - Serial dokumenter “Pulau Plastik” yang dirilis sejak 2019 lalu, kini merambah ke layar lebar dengan wujud film dokumenter .
Film dokumenter hasil kolaborasi Visinema Pictures, Kopernik, Akarumput, dan WatchdoC ini akan tayang perdana di bioskop pada 22 April mendatang, bertepatan dengan Earth Day (Hari Bumi).
“Pulau Plastik” diproduseri Angga Dwimas Sasongko dan Ewa Wojkowska, menceritakan perjalanan tiga tokoh sentral protagonis yang menelusuri jejak sampah plastik di rantai makanan manusia. Tokoh-tokoh tersebut adalah Gede Robi, Tiza Mafira, dan Prigi Arisandi. Ketiganya melawan penggunaan plastik sekali pakai.
1. ISU MASIF YANG MELIBATKAN SEMUA ORANG
![5 Hal Penting soal Plastik yang akan Kamu Temui kalau Nonton]()
Foto: Visinema Pictures
Sampah plastik sudah jadi persoalan besar sejak lama. Tak seperti isu lainnya yang membidik komunitas, kebijakan, atau orang-orang tertentu, sampah plastik merupakan masalah yang melibatkan semua orang sebagai pelakunya.
Dalam film dokumenter “Pulau Plastik”, Robi, Tiza, dan Prigi akan mengusut berbagai lokasi tertimbunnya limbah plastik serta upaya bersama dalam mendorong kebijakan larangan penggunaan plastik sekali pakai.
“Banyak yang bilang, banyak plastik di laut. Memang benar, tapi enggak hanya di laut. Di sungai dan tanah juga udah banyak. Bahkan, di air minum kita juga udah ada,” ungkap Tiza yang bekerja sebagai pengacara saat konferensi pers daring "Pulau Plastik" pada Kamis (8/4).
“Kami menyadari bahwa enggak cukup hanya aksi individu karena ini masalahnya sistemik, terlalu besar untuk bisa diatasi oleh segelintir individu,” lanjutnya.
2. INVESTIGASI ISU PLASTIK GLOBAL
Film dokumenter hasil kolaborasi Visinema Pictures, Kopernik, Akarumput, dan WatchdoC ini akan tayang perdana di bioskop pada 22 April mendatang, bertepatan dengan Earth Day (Hari Bumi).
“Pulau Plastik” diproduseri Angga Dwimas Sasongko dan Ewa Wojkowska, menceritakan perjalanan tiga tokoh sentral protagonis yang menelusuri jejak sampah plastik di rantai makanan manusia. Tokoh-tokoh tersebut adalah Gede Robi, Tiza Mafira, dan Prigi Arisandi. Ketiganya melawan penggunaan plastik sekali pakai.
1. ISU MASIF YANG MELIBATKAN SEMUA ORANG

Foto: Visinema Pictures
Sampah plastik sudah jadi persoalan besar sejak lama. Tak seperti isu lainnya yang membidik komunitas, kebijakan, atau orang-orang tertentu, sampah plastik merupakan masalah yang melibatkan semua orang sebagai pelakunya.
Dalam film dokumenter “Pulau Plastik”, Robi, Tiza, dan Prigi akan mengusut berbagai lokasi tertimbunnya limbah plastik serta upaya bersama dalam mendorong kebijakan larangan penggunaan plastik sekali pakai.
“Banyak yang bilang, banyak plastik di laut. Memang benar, tapi enggak hanya di laut. Di sungai dan tanah juga udah banyak. Bahkan, di air minum kita juga udah ada,” ungkap Tiza yang bekerja sebagai pengacara saat konferensi pers daring "Pulau Plastik" pada Kamis (8/4).
“Kami menyadari bahwa enggak cukup hanya aksi individu karena ini masalahnya sistemik, terlalu besar untuk bisa diatasi oleh segelintir individu,” lanjutnya.
2. INVESTIGASI ISU PLASTIK GLOBAL