5 Contoh Teks Terakhir yang Dikirim si Tukang Ghosting

5 Contoh Teks Terakhir yang Dikirim si Tukang Ghosting
Tukang ghosting memang jagonya memberi harapan palsu, termasuk lewat pesan-pesan yang dikirimnya. Foto/Karolina Grabowska, Pexels
JAKARTA - Seperti apa teks terakhir yang biasanya dikirimkan oleh para pelaku ghosting ? Yang mengerikan, ternyata isinya memang tak terlihat tanda-tanda dia akan menghilang!

Ghosting adalah istilah yang dipakai untuk menggambarkan aksi menghentikan semua bentuk komunikasi dengan seseorang tanpa memberikan maksud dan alasan yang jelas. Padahal, komunikasi terakhir bisa dibilang cukup bagus, bahkan sangat berpeluang untuk melanjutkan ke tingkat berikutnya.

Survei dari aplikasi kencan Plenty of Fish menemukan bahwa 80% anak muda sudah jadi korban ghosting. Peristiwa ini bukan cuma saat masa pendekatan, tapi juga setelah beberapa bulan berpacaran .

Nah, biar kamu tidak gampang kena ghosting, berikut adalah contoh-contoh teks terakhir yang dikirim para pelaku ghosting, mengutip dari Mashable .



1."AKU JUGA SENANG KETEMU KAMU! KITA MESTI KETEMU LAGI

5 Contoh Teks Terakhir yang Dikirim si Tukang Ghosting
"

Foto: Irina

Kalau ada awarduntuk korban ghosting terbanyak, Irina yang bekerja sebagai asisten eksekutif ini mungkin bakal jadi juaranya. Bayangkan, dia mengaku sudah jadi korban ghosting sebanyak 16 kali!



Perempuan yang kini masuk usia 30-an tahun ini mengatakan bahwa kebanyakan laki-laki yang ia temui tidak menghubunginya lagi setelah berkencan sampai larut malam, dan tidak ada rencana dan janji kencan untuk kedua kalinya. Padahal kalimat seperti, "Aku juga senang ketemu sama kamu. Kita mesti ketemu lagi kapan-kapan" pernah diterimanya.

"Aku capek kena PHP terus, jadi aku lagi istirahat kencan dulu," kata Irina.



2. "ENGGAK SABAR! (UNTUK BERTEMU)"


5 Contoh Teks Terakhir yang Dikirim si Tukang Ghosting

Foto: Davide Illini

Mahasiswa PhD bernama Akshat mengaku pernah bertemu dengan orang yang cocok di aplikasi kencan. Mereka lalu berjanji untuk bertemu di sebuah bar pada malam hari.

"Dia bilang, 'Enggak sabar' (untuk bertemu)," kata Akshat. Setelah lima menit sampai di lokasi, Akshat mengabarkan bahwa dia sudah sampai. Setelah 20 menit berlalu, sang teman kencan tak kunjung datang, dia pun mengirim pesan lagi.

"Kamu udah di jalan?," tulis Akshat. "Tapi enggak ada balasan," ujarnya lagi.

Sambil bercanda, Akshat pun bilang, "Aku suka istilah ghostingkarena kita jadi berpikir bahwa orang itu sudah mati dan orang mati enggak mungkin balas pesan kita," ucapnya.

Baca Juga: 6 Alasan Kamu Kena Ghosting, Menurut Para Cowok

3. "WIKEN INI PERGI, YUK!"


5 Contoh Teks Terakhir yang Dikirim si Tukang Ghosting

Foto: Mashable

Seorang narasumber yang tidak mau disebut namanya mengaku dia sudah di-ghostingsebanyak tiga kali. Awalnya dia kesal, tapi lama-kelamaan jadi terbiasa dan menganggap hal tersebut jadi hal yang biasa dalam dunia perkencanan.

Dia pernah menerima pesan ajakan untuk berkencan, sampai tawaran untuk makan malam, tapi berakhir menyakitkan tanpa balasan.

4. "YUK, JADIIN!"

5 Contoh Teks Terakhir yang Dikirim si Tukang Ghosting

Foto: Lindsay

Asisten editor yang bernama Lindsay juga pernah punya pengalaman soal ghostingsebanyak dua kali, salah satunya dengan laki-laki yang sudah ia kencani selama tiga bulan.

Saat dia menawarkan untuk bertemu lagi, teman kencannya menjawab dengan antusias. Namun setelah ditanya lebih lanjut, sang teman kencan hilang bagai ditelan badai.

5. "AKU MESTI LEMBUR MALAM INI"

5 Contoh Teks Terakhir yang Dikirim si Tukang Ghosting

Foto: Mashable

Seorang analis bisnis bernama Maher mengaku seringmengirim beberapa pesan, tanpa ada balasan yang positif. "Tapi anehnya ia justru menguntit LinkedIn aku beberapa kali," kata Maher.

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Jenis-Jenis Kekerasan dalam Pacaran

Nah, dengan menyimak pesan-pesan yang dikirim si tukang ghosting, kamu memang harus bijak memasang ekspektasi, bahkan saat kamu menganggap acara kencan kamu berjalan lancar. Kamu harus siap mental dengan hal-hal buruk yang bisa terjadi.

Perlu juga diingat, karena semua serba tidak pasti, maka kamu juga mesti bijak dalam mennginvestasikan perasaan kamu ke orang yang sedang dekat dengan kamu. Intinya, jangan berlebihan dalam berperilaku saat berpacaran, apalagi kalau masih dalam tahap awal berkencan.

Christine Natalia Hermawan
Kontributor GenSINDO
Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta
Instagram: Chrys_liii


(ita)
Share: