5 Idol Perempuan Korea yang Patahkan Stereotipe KPop dan Gender

5 Idol Perempuan Korea yang Patahkan Stereotipe KPop dan Gender
Para idol perempuan Korea sering kali mendapatkan stereotipe harus tampil cantik, feminin dan anggun. Namun, tak semua idol sepakat dengan stereotipe ini dan mendobraknya. (Daily KPop News)
Menjadi personel sebuah idol group tidaklah mudah. Berbagai macam stereotipe mendarat pada diri mereka, terutama terkait gender dan penampilan. Para idol perempuan, misalnya. Mereka acapkali distereotipekan dengan gaya feminin dalam setiap penampilan mereka.

Para idol wanita ini senantiasa dianggap harus selalu mengenakan busana yang imut sebagai representasi idol KPop. Selain itu, mereka pun sepertinya ‘diwajibkan’ untuk selalu bergaya feminin. Tak jarang stereotipe ini justru menjadi kritik negatif terhadap para idol KPop.

Meski begitu, ada sejumlah idol perempuan yang berhasil mendobrak streotipe ini. Berusaha jujur dengan kepribadian mereka masing-masing, berikut ini beberapa idol wanita Korea yang berhasil mematahkan stereotipe terkait KPop dan gender, mengutip dari Koreaboo.

1. Jessie
5 Idol Perempuan Korea yang Patahkan Stereotipe KPop dan Gender

Jessica Hyun-ju Ho atau yang lebih dikenal dengan Jessie, merupakan salah satu rapper yang cukup terkenal di Korea. Namun, keterkenalannya tersebut kerap diwarnai oleh anggapan negatif. Jessie sering kali mendapatkan komentar negatif atas dirinya dan penampilannya yang bergaya barat. Bahkan gaya berbicara dan bertingkah laku yang menampilkan bentuk kebebasan dari Jessie, ternyata tak banyak disukai warga Korea.



Kalau dilihat dari segi penampilan, dia memang tak terlihat seperti idol wanita Korea kebanyakan. Jessie berani menunjukkan lekukan tubuh, tato dan tindikan, serta bangga dengan kulitnya yang sawo matang. Namun, hal tersebut adalah cara dia untuk menunjukan dirinya yang sebenarnya. Dia cukup bangga menampilkan image yang apa adanya, dengan gayanya yang kebarat-baratan dan style yang bebas.

Pada saat tampil di acara I Live Alone di MBC, Jessie mengungkapkan tanggapannya atas kritik yang sering dilayangkan kepadanya. “Di masa lalu, saya banyak dikritik karena kulit saya yang gelap dan punya banyak tindikan, tapi saya yakin saya akan diterima suatu hari nanti,” kata Jessie.

Dengan tidak mempedulikan anggapan negatif terhadap dirinya dan mempertahankan gaya yang telah mempresentasikan “Jessie”, dia pun tampil sebagai potret idol perempuan yang jujur dan independen.

2. Kyla — eks Pristin
5 Idol Perempuan Korea yang Patahkan Stereotipe KPop dan Gender

Kayla Massie pernah bermimpi menjadi idol yang dikenal banyak orang. pada 2016, keinginannya tercapai setelah berhasil menjadi trainee Pristin, girl group di bawah naungan Pledis Entertainment.

Sebagai seorang idol yang digemari, ekspektasi tinggi pun banyak disandangkan kepada Kyla agar tampil seperti kebanyakan idol perempuan. Namun, harapan orang itu tak sesuai keinginannya. Kyla tidak mau terkekang dengan stereotipe yang telah terbentuk. Karenanya, dia pun sering mendapatkan komentar miring atas penampilannya itu. Akibatnya, Pledis Entertainment menghentikan semua promosi terhadap Kyla pada 2017.
halaman ke-1
Share: