4 Fakta Menarik Via Vallen dan Raisa dalam Kolaborasi Disney 'Raya and the Last Dragon'

4 Fakta Menarik Via Vallen dan Raisa dalam Kolaborasi Disney Raya and the Last Dragon
Raya and the Last Dragon, film Disney pertama berlatar Asia Tenggara. Foto/Disney
JAKARTA - Film animasi “Raya and the Last Dragon” jadi salah satu film yang ditunggu-tunggu. Pasalnya, film ini adalah garapan Disney pertama yang terinspirasi dari budaya Asia Tenggara.

Tak cuma untuk film, berbagai aspek dari Asia Tenggara pun memenuhi kolaborasinya. Mulai dari lagu, video msuik, sampai batik house. Disney pun menggandeng Iwan Tirta Private Collection sebagai bagian dari promosi.

“Raya and the Last Dragon” juga menggaet penyanyi ternama Indonesia dalam kolaborasinya. Raisa Andriana dan Via Vallen turut melengkapi film sang pendekar ini dengan suara dan penampilan mereka dalam video musik yang bakal segera dirilis.

Kolaborasi Disney dan para musisi Indonesia ini punya banyak hal unik yang berbeda dari kolaborasi biasanya. Penasaran? Simak fakta menarik di bawah, yuk!



1. TAK CUMA BERDUA, KOLABORASI JUGA BERSAMA NIKI

4 Fakta Menarik Via Vallen dan Raisa dalam Kolaborasi Disney 'Raya and the Last Dragon'

Foto:YouTube 88rising

Selain Raisa dan Via yang masing-masing mengisi soundtrackdengan judul “Trust Again” dan “Kita Bisa”, Disney juga menggandeng Niki Zefanya dengan lagunya yang berjudul “Warpaint”. Lagu yang telah dirilis sejak 2018 lalu ini diumumkan sebagai pengisi OST “Raya and the Last Dragon” pada Selasa (23/2) lalu.



Lagu bertema tekad seorang gadis mandiri ini sangat bisa menggambarkan karakter Raya yang berani dan percaya pada kemampuannya sendiri. Untuk melihat cuplikan terbaru “Raya and the Last Dragon” yang berisi lagu ini, kamu bisa mampir ke akun Instagram Niki, @nikizefanya.

2. BAKAL TAMPILKAN ELEMEN KHAS INDONESIA

4 Fakta Menarik Via Vallen dan Raisa dalam Kolaborasi Disney 'Raya and the Last Dragon'

Foto: Disney

Dalam wawancara daring eksklusif bersama SINDO MEDIA dan media lain dari Indonesia, Via mengaku bangga dengan video yang bakal dirilis nanti. Pasalnya, video itu akan menampilkan berbagai aspek budaya khas Indonesia.

“Aku ngerasa bangga karena di video klip itu banyak banget elemen-elemen Indonesia. Ada batik, wayang, pencak silat, pokoknya keren banget,” kata pedangdut berusia 29 tahun tersebut.

“Kita Bisa” juga punya alunan gamelan dalam instrumen musiknya. Elemen ini membuat lagu tersebut jadi lebih kental akan atmosfer Nusantara. Selengkapnya, kamu sudah bisa mendengarkan lagu “Kita Bisa” di seluruh layanan streaming musik sejak Kamis (26/2).

Baca Juga: Rekomendasi 7 Film Romantis Jepang Terbaik, dari Anime hingga Live Action

Selain “Kita Bisa”, lagu “Trust Again” hasil kolaborasi Raisa dan rapper dari berbagai negara Asia Tenggara juga bakal memiliki video musik tersendiri.

3. GAYA KOLABORASI BARU BERSAMA RAPPER ASIA TENGGARA

4 Fakta Menarik Via Vallen dan Raisa dalam Kolaborasi Disney 'Raya and the Last Dragon'

Foto: Disney

Berbeda dari kolaborasi yang biasa, kali ini Disney menggandeng beberapa musisi Asia Tenggara untuk bernyanyi bersama dalam kolaborasi spesial Disney Southeast Asia, “Trust Again”.

Raisa pun menceritakan pengalamannya dalam kolaborasi saat era pandemi. Menurutnya, kondisi pandemi yang tak memungkinkan untuk bertemu langsung membuat para penyanyi harus melakukan rekaman masing-masing.

“Pas rekamannya juga produsernya via Zoom gitu. Jadinya unik aja, kita nyanyi, tapi dilihatin orang pakai laptop,” ungkap Raisa.

Pelantun “Kali Kedua” itu pun merasa tertantang karena menyanyikan lagu dengan gaya di luar kebiasaannya. Dalam “Trust Again” Raisa harus menyanyikan lagu dengan lebih lantang.

“Kebanyakan tantangan pas lagi rekamannya adalah untuk melantangkan suara aku, akhirnya bisa jadi lagu yang aku banggain banget, sih,” imbuhnya.

4. PROSES PEREKAMAN YANG SINGKAT

4 Fakta Menarik Via Vallen dan Raisa dalam Kolaborasi Disney 'Raya and the Last Dragon'

Foto: Disney

Menariknya, perekaman lagu dilakukan dalam waktu yang cukup singkat. Menurut Via, proses kolaborasi lagu “Kita Bisa” lumayan unik.

“Unik, singkat banget. Desember kita mulai Zoom Meeting, Januari kita berangkat dan mulai rekaman di Jakarta,” tutur Via.

Meskipun begitu, proses syuting untuk video musik “Kita Bisa” dinilai menjadi yang terpanjang dalam hidup Via. Baginya, syuting yang memakan waktu 24 jam itu sangat lama, tapi tetap seru. “Dari jam lima pagi sampai jam lima pagi lagi,” lanjutnya.

Raisa pun berkomentar hal yang sama. Baginya, proses rekaman berlangsung cukup cepat. Sejak persetujuan Raisa dalam kolaborasi, proses rekaman untuk bagiannya bahkan tak sampai satu minggu.

Baca Juga: 5 Artis yang Terlihat Superkaya Padahal Tidak

“Habis itu, kita masih nunggu kolaborator lain untuk rekaman dulu, baru lagu itu “dijahit”. Terus, udah, deh, kita syuting video musik,” tambahnya. Raisa juga menyebut proses rekaman dan syuting cuma berlangsung selama sebulan.

Sevilla Nouval Evanda
Kontributor GenSINDO
Politeknik Negeri Jakarta
Instagram: @vandailla


(ita)
Share: