5 Fakta dari Ungkapan Rasisme Penyiar Radio Jerman ke BTS

5 Fakta dari Ungkapan Rasisme Penyiar Radio Jerman ke BTS
BTS kembali menjadi sasaran ucapan rasisme dari seorang penyiar radio di Jerman yang menyamakan grup tersebut dengan COVID-19. Foto/MTV
JAKARTA - Penyiar radio, komedian, sekaligus DJ asal Jerman bernama Matthias Matuschik mengeluarkan komentar rasisme karena menyebut BTS sebagai virus penyebab COVID-19.

Keruan, ARMY yang dikenal sangat aktif di media sosial mengangkat masalah ini ke Twitter dan membuat beberapa tagar terkait kasustersebutmasuk dalam trending topic, di antaranya #bayern3racist, #racismbayern3, dan #Bayern3Apologize.

Nah, berikut ini beberapa hal terkait kasus tersebut.

1. UCAPAN RASISME



5 Fakta dari Ungkapan Rasisme Penyiar Radio Jerman ke BTS

Foto: MTV

Mengutip media Jerman DW , dalam sebuah siaran di stasiun radio Bayern 3 di Jerman, Matthias menyamakan BTS dengan virus penyebab COVID-19. Dia menyebut BTS sebagai "virus buruk yang semoga segera ada vaksinnya."

Matthias juga menanggapi cover lagu Coldplay "Fix You" yang dilakukan BTS saat MTV Unplugged Presents: BTS pada Rabu (24/2) lalu. "Ini sebuah bencana. Mereka harus dikirim ke Korea Utara selama 20 tahun!," ujarnya.



Menyadari bahwa komentarnya itu bisa membuat banyak orang kesal, Matthias pun mengatakan bahwa dia tidak menyinggung Korea Selatan. "Kalian tidak bisa menuduhku xenophobia," katanya. "Aku punya mobil dari Korea Selatan. Aku punya mobil yang paling keren."

2. ARMY MENUNTUT PERMINTAAN MAAF DARI BAYERN 3

5 Fakta dari Ungkapan Rasisme Penyiar Radio Jerman ke BTS

Foto: Twitter @mysevenwhaliens

Komentar Matthias langsung membuat ARMY berang. Mereka menyebut ini adalah kalimat rasisme yang kembali menyerang BTS untuk kesekian kalinya. Pada tahun lalu, penyiar radio terkenal Salvatore "Sal" Governale juga pernah mengaitkan BTS dengan COVID-19.

Seperti diketahui, komentar yang mengaitkan COVID-19 dengan ras tertentu - dalam hal ini China atau Asia -juga pernah terjadi saat awal pandemi ini terjadi.

Salah seorang ARMY lalu membuat template surat untuk ramai-ramai dikirimkan ke Bayern 3 sebagai bentuk protes.

3. PERNYATAAN DARI BAYERN 3

5 Fakta dari Ungkapan Rasisme Penyiar Radio Jerman ke BTS

Foto: Bayern 3

Bayern 3 pada akhirnya mengeluarkan pernyataan terkait kasus tersebut. Mereka membela Matthias, dengan mengatakan bahwa memang dia kelewat batas, tapi tidak bermaksud seperti yang diinterpretasikan oleh ARMY.

"Karakter acaranya memang seperti itu, presenter menyampaikan opininya secara jelas dan terbuka."

"Dalam hal ini, dia kelewat batas dalam pilihan kata-katanya, dengan cara yang (sengaja) dilebih-lebihkan, hingga melukai perasaan para penggemar BTS. Tapi, dia meyakinkan kami bahwa dia tidak berniat seperti itu. Dia hanya ingin mengungkapkan ketidaksukaannya pada cover lagu "Fix You" yang dilakukan BTS."

Baca Juga: 5 Bentuk Diskriminasi yang Sering Terjadi di Indonesia

4. TANGGAPAN ARMY TERHADAP PERNYATAAN BAYERN 3

5 Fakta dari Ungkapan Rasisme Penyiar Radio Jerman ke BTS

5 Fakta dari Ungkapan Rasisme Penyiar Radio Jerman ke BTS

Foto: Twitter @BtsGilbraltar

ARMY ternyata tak puas dengan pernyataan maaf Bayern 3 yang dianggap setengah hati. Mereka menegaskan bahwa pernyataan rasisme tidak bisa disamakan dengan opini. Pengelola akun Twitter @BtsGibraltar pun menulis surat keberatan.

"Pernyataan stasiun radio tersebut mengabaikan fakta adanya ucapan rasisme, dan menganggap hal itu hanya ada di pikiran para penggemar saja, dibanding menyadari betapa berbahaya dan tidak layaknya perkataan itu diucapkan kepada siapa pun, di mana pun. Jadi inilah perkataan (yang pernah diucapkan) BTS secara langsung, 'Kami menentang diskriminasi ras. Kami mengutuk kekerasan. Anda, saya, dan kita semua berhak untuk dihargai. Kita akan berdiri bersama.'"

Pengelola akun Twitter tersebut juga mengatakan bahwa mereka sudah menelepon Bayern 3 secara langsung, dan pihak stasiun radio tersebut akan mengeluarkan pernyataan terbarunya.

4. CUITAN COLUMBIA RECORD

5 Fakta dari Ungkapan Rasisme Penyiar Radio Jerman ke BTS

Foto: Twitter @ColumbiaRecords

Columbia Record, label rekaman yang menangani BTS untuk pasar Amerika Serikat mengunggah sebuah pernyataan di akun Twitter-nya yang tampaknya terkait dengan kasus ucapan rasisme tersebut.

5. SOSOK MATTHIAS

5 Fakta dari Ungkapan Rasisme Penyiar Radio Jerman ke BTS

Foto:Lars Kr├╝ger

Dalam akun Twitter-nya yang kini dikunci, Matthias Matuschik menulis di bio-nya bahwa dia adalah seorang seniman kabaret, atheis, moderator, dan menulis "f*ck you fasis". Matthias yang kini berusia 56 tahun mengawali kariernya sebagai penyiar radio. Dia pernah masuk menjadi nomine moderator terbaik dalam 2011 German Radio Prize.

Partai Politik kecil Mut pernah menjadikan Matthias sebagai salah satu kandidat dalam pemilihan di negara bagian di Bavaria pada 2018, tapi dia gagal terpilih.

Baca Juga: Diskriminasi, Mengapa Ada dan Terus Terulang?

Sebelum kasus ucapan rasisme terkait BTS, Matthias juga pernah mengalami kontroversi terkait ucapannya pada 2015 lalu, yang menyamakan kaum Yahudi dengan para perokok yang mesti 'diisolasi' dalam ruangan tertutup.


(ita)
Share: