Irene Red Velvet dan Idol K-Pop Disebut Gagal dalam Film Layar Lebar

Irene Red Velvet dan Idol K-Pop Disebut Gagal dalam Film Layar Lebar
Irene Red Velvet memulai debut akting layar lebarnya dalam film drama Double Patty. Foto/KT Hitel
SEOUL - Irene Red Velvet dan beberapa idol K-pop lainnya menjajal berakting dalam film layar lebar, tapi hasilnya tak terlalu menggembirakan.

Idol yang terjun ke dunia akting memang bukan hal yang aneh dalam industri hiburan di Korea. Banyak yang menjajal layar kecil lewat serial televisi, tapi ada juga yang berani melangkah lebih jauh dengan bermain dalam film layar lebar.

Irene yang merupakan leader grup Red Velvet jadi salah satunya. Film debutnya sebagai pemain film bioskop yaitu "Double Patty" baru saja dirilis pada 17 Februari silam.

Mengutip Korea Times , para penonton rupanya mengkritisi Irene dengan menyebut aktingnya tidak natural. Sementara Irene menanggapinya dengan rendah hati sambil mengatakan bahwa dia "belajar banyak" dari pengalaman pertamanya sebagai pemain film layar lebar.



Irene Red Velvet dan Idol K-Pop Disebut Gagal dalam Film Layar Lebar

Foto: KTH/Pan Cinema

Sejauh ini, pada periode akhir pekan (Jumat-Minggu), "Double Patty" hanya mengumpulkan jumlah penonton 4.450 orang.

Selain Irene, ada juga Park Jeong-hwa dari girl group EXID yang bermain dalam film "Dragon Inn Part 2: The Night of the Gods" yang dirilis pada 10 Februari silam. Ini adalah sekuel dari film "Dragon Inn Part 1: The City of Sadness" yang dirilis tahun lalu dan juga dibintangi Jeong-hwa.



Film pertamanya berhasil menjual 3.038 tiket, sementara film keduanya sejauh ini baru mengumpulkan 1.700 penonton.

Baca Juga: 8 Drama Korea Genre Komedi Romantis Terbaik 2019-2020

Irene Red Velvet dan Idol K-Pop Disebut Gagal dalam Film Layar Lebar

Foto: Dok. Korea Times

Berbeda dengan Irene yang menanggapi kritikan dengan komentar moderat, Park Jeong-hwa secara langsung malah menyatakan menyesal dengan aktingnya.

"Ada banyak hal yang aku sesali. Walaupun aku sudah berusaha keras (dalam berakting), aku tidak puas dengan hasilnya," ujarnya.

Sementara Kim Jae-kyung dari girl group Rainbow dan Kim Dong-jun dari boy group ZE:A juga bermain dalam melodrama "A Way Station" yang dirilis pada 18 Februari. Filmnya berkisah tentang hubungan seorang laki-laki yang kehilangan ingatan dengan kekasihnya. Hingga Senin (22/2), film ini ditonton tak lebih dari 1.000 orang.

Irene Red Velvet dan Idol K-Pop Disebut Gagal dalam Film Layar Lebar

Foto: Dok. Korea Times

Korea Times menyebut, kegagalan para idol K-pop dalam film layar lebar bukan cuma urusan kemampuan akting yang tidak memadai, tapi juga perubahan industri hiburan. Sekarang, para penonton banyak menyaksikan serial drama lewat layanan streaming, yang membuat mereka bisa mengulang adegan atau memperhatikan detail akting para pemain.

Jika respons penonton buruk, maka produser serial tersebut biasanya akan dengan mudah memperbaiki kualitas cerita atau akting para pemainnya. Ini memungkinkan karena proses syuting biasanya masih berjalan saat serial sudah ditayangkan di televisi.

Konsep ini berbeda dengan syuting film yang biasanya dinilai setelah film sudah selesai dibuat. Kalau akting mereka buruk, maka itulah yang akan diingat para penonton selamanya. Kecuali sang bintang mendapat kesempatan kedua dalam film berikutnya, dan mampu memperbaiki kualitas aktingnya dalam film tersebut.

Baca Juga: 5 Kutipan Nasihat Hidup dari Para Personel SHINEE

"Kebanyakan idol memulai berakting dalam film berbujet rendah dan film independen karena mereka mau membangun portofolio dulu sebagai pemain film sekaligus membangun citra. Langkah ini bagus selama mereka punya kemampuan akting yang bagus," ujar seorang perwakilan dari rumah produksi yang tidak mau disebut namanya.


(ita)
Share: