3 Cara Melampiaskan Emosi dengan Cara Positif

Bersyukur membantu mengurangi stres dan bisa mencegah penyakit fisik. Paul J. Mills, seorang peneliti, menemukan bahwa "lebih banyak bersyukur dikaitkan dengan suasana hati yang lebih baik, tidur yang lebih baik, lebih sedikit lelah, dan tingkat yang lebih rendah dari penanda inflamasi terkait dengan kesehatan jantung."

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk memasukkan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, kamu bisa menuliskan tiga alasan bersyukur setiap hari untuk membantu diri fokus pada hal positif dalam hidup. Beberapa orang suka meluangkan beberapa menit setiap hari untuk merenungkan hal yang perlu mereka hargai dalam hidup.

Selain itu, temukan teman untuk bersyukur. Dia atau mereka adalah orang yang bisa kamu bagikan hal positif setiap hari untuk membantumu tetap termotivasi. Kamu bisa mengirim pesan dan menanyakan apa yang dia syukuri hari ini.

Kamu juga bisa melakukan ritual syukur, yaitu mengucapkan doa sebelum makan atau mengucapkan doa terima kasih setiap pagi ketika kamu bangun atau saat malam hari sebelum pergi tidur.

Beri tahu seseorang bahwa kamu berterima kasih atas persahabatan, dukungan, dorongan, atau sesuatu yang spesifik. Luangkan waktu untuk berterima kasih kepada seseorang secara langsung atau tulis surat yang menyatakan penghargaan kamu.

Banyak orang yang mulai mempraktikkan rasa syukur merasa bahwa hal itu membuat perbedaan yang luar biasa dalam hidup mereka. Mereka merasa lebih bahagia, lebih puas, dan tidak terlalu cemas. (Baca Juga: 3 Langkah untuk Cari Tahu Tujuan Hidup yang Pas Buat Kamu )

3. BERBICARA/CURHAT DENGAN ORANG LAIN

3 Cara Melampiaskan Emosi dengan Cara Positif

Foto:LinkedIn Sales Navigator/Unsplash

Curhat ke teman, kerabat, atau ahli untuk menceritakan dan mendiskusikan perasaan kamu secara terbuka bisa membantu menempatkannya dalam perspektifmu. Saat kamu mengalami emosi yang intens atau negatif, membicarakannya sering kali membuat emosi itu berkurang. Melepaskannya bisa meredakan hal-hal negatif dan memungkinkan kamu memproses situasi dari sudut pandang yang lebih tenang.

Ngobrol dengan orang lain juga membantumu mengidentifikasi emosi. Saat kamu stres, terkadang susah untuk menentukan apakah kamu marah atau khawatir, mudah tersinggung, atau cemas. Kadang-kadang kamu bertanya-tanya apakah kamu dibenarkan untuk merasakan hal tertentu atau apakah emosimu tidak lebay dalam menghadapi situasi tersebut.

Nah, mendiskusikan ini bisa membantumu mengatasi perasaan. Berbicara membantu mendapatkan wawasan tentang hidup dan belajar tentang diri sendiri.

Kalau kamu tidak punya hubungan yang membuat kamu merasa nyaman dan aman untuk membicarakan emosi-emosimu, coba pertimbangkan untuk berbicara dengan konsultan, psikolog, atau terapis. (Baca Juga: Belajar Isu Kesehatan Mental dari 7 Webtoon Ini, Yuk! )

Iffah Sulistyawati Hartana
Kontributor GenSINDO
Institut Teknologi Bandung
Instagram: @iffahsulistya

(ita)
halaman ke-2 dari 2
Share: