Definisi Orang Keren dan Maskulin Menurut Para Personel BTS

Definisi Orang Keren dan Maskulin Menurut Para Personel BTS
BTS jadi model sampul majalah Amerika Serikat, Esquire, dan bicara tentang musik dan pribadi mereka. Foto/Hong Jang-hyun, Esquire
NEW YORK CITY - Dalam wawancara dengan majalah Esquire, para personel BTS ditanya tentang definisi coolmenurut mereka, juga tanggapan Suga tentang makna maskulinitas.

Wawancara BTS dengan Esquire muncul dalam edisi musim dingin majalah tersebut. Wawancara berkisar tentang perjalanan mereka sejak 2013, harapan, dan album terbaru "BE ".

Selain itu, para personel juga diajukan beberapa pertanyaan pribadi, termasuk arti keren (cool) menurut pandangan mereka.

Taehyung alias V yang pertama kali menjawab. Menurutnya keren adalah saat dia puas memberikan penampilan atau pose yang apik saat syuting atau pemotretan.



Definisi Orang Keren dan Maskulin Menurut Para Personel BTS

Foto: Hong Jang Hyun/Esquire

Jimin mendefinisikan keren saat seseorang memakai, ngomong, atau berpikir akan sesuatu dan mereka sangat pede saat mengekspresikannya.

Hoseok alias J-Hope merasa, orang keren adalah saat pendapatnya gak diterima orang lain, tapi dia gak tersinggung, malah menerimanya dengan baik. (Baca Juga: Kim Seon-ho Terpukau Lihat Matahari Terbit, Lagu Life Goes On BTS Jadi Latar Musiknya )



Sementara Suga alias Min Yoongi mendefinisikan orang keren sebagai orang yang punya pendapat atau pandangan sendiri terhadap hidup, dan gak terpenjara dengan masa lalu.

Sementara leader RM alias Namjoon melihat definisi cool dengan lebih kompleks. Katanya, keren itu ada dua yaitu insting dan indera.

“Seseorang yang keren itu ketika dia bisa melalukan sesuatu hal dan dia mengajak orang lain tanpa menyinggung perasaan,”jelasnya.

Jin melihat keren sebagai sifat mengalah. Maksudnya, walau dia bisa menang, tapi dia membiarkan orang lain yang menang. “Bukankah itu suatu hal yang keren?” kata Jin.

Definisi Orang Keren dan Maskulin Menurut Para Personel BTS

Foto: Hong Jang Hyun/Esquire

Sementara sang maknae Jungkook melihat dari sudut pandang berbeda. Menurutnya keren ialah saling memahami dan menghormati orang lain. “Aku pikir keren itu ketika kamu bisa menjaga orang di sekitarmu," katanya.

Sementara saat ditanya soal maskulinitas, Suga menjawab bahwa definisinya seharusnya gak ditentukan oleh emosi dan karakteristik.

"Aku sendiri tidak menyukai pembatasan seperti itu. Apa sih sebenarnya menjadi maskulin itu?” ujar Suga, yang kini masih dalam masa pemulihan dari operasi bahu dan berada di kampung halamannya, Daegu.

Seperti kita tahu, artis Korea sejak pertengahan 1990-an mempopulerkan flower boy ataumaskulinitas yang lebih lembut. Flower boy menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar K-pop atau K-drama.

Para idol gak ragu menunjukkan bromance mereka, saling memeluk, bahkan pegangan tangan. Mereka juga kerap berdandan alias pake make-up, juga ngobrol soal skin care yang cocok, juga fashion yang sedang menjadi tren.

Dengan kata lain, para idol K-pop, termasuk BTS, menantang budaya Barat terkait definisi maskulinitas. (Baca Juga: Kekhawatiran Para Ahli tentang Grup K-Pop Aespa, dari Soal Stereotip hingga Pornografi )

Balik lagi ke komentar Suga soal kaitan emosi dan maskulinitas, dia menyebut bahwa manusia gak selalu punya emosi yang bagus.

Definisi Orang Keren dan Maskulin Menurut Para Personel BTS

Foto: Hong Jang Hyun/Esquire

“Kondisi kita berbeda setiap harinya. Terkadang kamu sehat, kadang gak. Dari situ kamu bisa tahu kondisi kesehatanmu. Hal yang sama dengan kesehatan mental. Kadang keadaanmu bagus, kadang gak. Banyak yang berpura-pura baik-baik aja. Mengaku mereka gak lemah. Aku pikir itugak bener," katanya menjelaskan.

"Orang gak akan bilang kamu lemah kalau kondisi fisikmu lagi lemah. Sama halnya dengan kondisi mental. Masyarakat harusnya bisa lebih memahami (soal masalah kesehatan mental ini),” imbuhnya.

BTS emang dikenal sangat peduli soal urusan kesehatan mental, terutama Suga karena dia pun mesti berjuang dengan hal tersebut dalam hidupnya.

Lagu BTS dalam album "Map of the Soul: 7" seperti “Black Swan” dan “Shadow” mengungkap hal tersebut. (Baca Juga: 12 Lagu K-Pop dengan Lirik tentang Kesehatan Mental )

Sementara Suga menceritakan masalah kesehatan mentalnya dalam banyak lagu, di antaranya dalam lagu-lagu dimixtape-nya, “140503 at Dawn” dan “The Last,”.

(it)
Share: