alexametrics
Apa Pendapat Mereka tentang Hedonisme di Kalangan Anak Muda?
Apa Pendapat Mereka tentang Hedonisme di Kalangan Anak Muda?
Apa ada dengan hedonisme? Foto/naijapage.com
Jakarta - Pendapat anak muda tentang sebuah fenomena tak selalu beragam. Jadi, apa kira-kira pendapat mereka?

Ada yang menganggapnya sebagai hal yang buruk, ada pula yang menganggap tak masalah selama pelakunya punya uang. Yuk, cari tahu lebih lanjut.

Aidil FP – Teknik Telekomunikasi ITB




Apa Pendapat Mereka tentang Hedonisme di Kalangan Anak Muda?

Gaya hidup ini enggak baik untuk dilakukan terus-terusan di kehidupan sehari-hari. Kelihatannya jadi gampang enggak puas. Misalnya baru gajian, ada promo handphone baru lebih canggih, langsung beli, padahal handphone-nya masih bagus atau aman-aman aja. Kalau aku, sih, lebih baik memanfaatkan promo. Jadi kalau pengen jajan, aku pun hitung dulu untung atau ruginya walau ada promo.

Lutvi Abdullah – S1 Yong Loo Lin School of Medicine National University of Singapore (NUS)

Apa Pendapat Mereka tentang Hedonisme di Kalangan Anak Muda?


Secara psikologi, hedonisme itu bisa dipengaruhi sama ajakan dari manusia sehingga membuat orang tersebut melakukan kegiatan yang bernama hedonisme. Hedonisme sangat merusak moral kalau menurut penelitian dari Samantha Geraldine dari National University of Singapore. Maka, dapat disimpulkan kalo gaya hidup hedonisme secara kognitif dapat bersifat buruk bagi seseorang. Saya sendiri menganggap gaya hidup hedonisme meski merupakan gaya hidup yang buruk, tetapi dalam kehidupan sehari-hari perlu untuk situasi tertentu misal untuk apresiasi diri kita karena telah mencapai goals yang ada di hidup kita. Misalnya beli makanan yang enak sebagai bentuk apresiasi. Kalo bentuk kebutuhan beli makanannya secukup dan sewajarnya aja.

Rizkina Mariam - Akuntasi Universitas Katolik Parahyangan

Apa Pendapat Mereka tentang Hedonisme di Kalangan Anak Muda?


Hedonisme itu adalah menghabiskan uang untuk satu hal yang sebenernya enggak perlu-perlu banget. Hedonisme itu kurang baik karena kita harus bisa membedakan mana yang butuh dan tidak butuh. Kalo tujuannya hanya karena buat gaya-gayaan, mending uangnya dipakai buat yang lebih berguna. Saya diajarkan untuk mengumpulkan tabungan kalau mau beli sesuatu, jadi jangan selalu tergantung dengan orang tua untuk memenuhi kebutuhan.

Idri Soharyani – Agribisnis Universitas Andalas

Apa Pendapat Mereka tentang Hedonisme di Kalangan Anak Muda?

Sekarang ini banyak anak kuliah pergi untuk memenuhi kebutuhannya atau untuk senang-senang aja di luar sama teman-teman, padahal dia belum tentu punya uang. Akan lebih baik jika kita menjadi diri kita sendiri dan pandai berteman dengan siapa saja serta tidak perlu mengikuti gaya hidup mereka karena kesenangan diri sendiri belum tentu sama dengan kesenangan orang lain.

Dhiyah Aqila Putri – Fisika Universitas Andalas

Apa Pendapat Mereka tentang Hedonisme di Kalangan Anak Muda?


Melakukan hedon tidak apa-apa asal ada uang. Karena ada hal-hal baru yang bikin penasaran, maka hasrat untuk membelinya sangat tinggi. Selagi itu bikin bahagia ya gapapa, nanti ada juga masanya dia sadar akan kehedonannya. Kalau aku, sih, kalau pengin suatu barang tapi uangnya enggak cukup, ya, ikhlasin aja. Akhirnya aku tidak melihat itu lagi dan terlupakan.

Naila Humaira
Gen Sindo
Institut Pertanian Bogor



(her)
Redaksi SINDOnews
SINDOnews
Artikel Terkait
View More
KOMENTAR (pilih salah satu dibawah ini)
loading gif
Ramadhan Gen SINDO
  • Ramadhan Gen SINDO
  • Hai teman teman...
    Menjelang perayaan Idul Fitri 2019/1440 Hijriah, yuk kembangkan kemampuan menulismu dengan ikut berpartisipasi menulis terkait perayaan Idul Fitri.
    Tulisan bisa berupa : Feature, Opini, Tips serta lainnya.
    Tulisan yang menarik akan dimuat di kanal Gensindo.
    Tunggu apalagi, segera kirim tulisan kamu ke : gensindo.mail@gmail.com
    Kami tunggu hingga 07 Juni 2019.
R Side
R Side
  • Visit Our Page :
  • Facebook
  • Twitter
  • Rss