Banyak Diperbincangkan, Apa yang Dimaksud dengan Ketahanan Pangan?
loading...

Ketahanan pangan jadi isu penting saat masa pandemi virus corona karena menyangkut kebutuhan primer masyarakat. Foto/huffingtonpost.in
A
A
A
JAKARTA - Salah satu dampak dari pandemi virus corona yang belakangan sering diperbincangkan adalah munculnya masalah ketahanan pangan.
Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan ketahanan pangan dan apa yang dapat kita lakukan untuk menghindari masalahnya?
![Banyak Diperbincangkan, Apa yang Dimaksud dengan Ketahanan Pangan?]()
Foto: Dok. Okezone
Dalam UU No. 7 Tahun 1996 tentang Pangan, ketahanan pangan didefinisikan sebagai kondisi terpenuhinya pangan bagi setiap masyarakat yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, merata, dan terjangkau.
Pengertian ini mencakup aspek makro yaitu tersedianya pangan yang cukup, sekaligus aspek mikro yaitu terpenuhinya kebutuhan pangan setiap rumah tangga untuk menjalani hidup yang sehat dan aktif.
![Banyak Diperbincangkan, Apa yang Dimaksud dengan Ketahanan Pangan?]()
Foto: Dok. Okezone
Ketika pandemi terjadi, banyak aktivitas manusia dibatasi untuk mengurangi penyebaran virus. Pembatasan aktivitas ini memengaruhi rantai pasok pangan yang melibatkan produsen, konsumen, input pertanian dan perikanan, pemrosesan dan penyimpanan, transportasi, pemasaran, dan sebagainya.
![Banyak Diperbincangkan, Apa yang Dimaksud dengan Ketahanan Pangan?]()
Foto: psu.edu
Dalam sektor produksi, kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat seperti PSBB ataupun lockdown yang diberlakukan menjadikan petani tidak bisa menggarap sawahnya secara maksimal. Nelayan tidak dapat melaut sesering biasanya, dan industri pun tidak dapat berjalan secara normal. Akibatnya, produksi pangan pun berkurang.
![Banyak Diperbincangkan, Apa yang Dimaksud dengan Ketahanan Pangan?]()
Foto: deccanherald.com
Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan ketahanan pangan dan apa yang dapat kita lakukan untuk menghindari masalahnya?

Foto: Dok. Okezone
Dalam UU No. 7 Tahun 1996 tentang Pangan, ketahanan pangan didefinisikan sebagai kondisi terpenuhinya pangan bagi setiap masyarakat yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, merata, dan terjangkau.
Pengertian ini mencakup aspek makro yaitu tersedianya pangan yang cukup, sekaligus aspek mikro yaitu terpenuhinya kebutuhan pangan setiap rumah tangga untuk menjalani hidup yang sehat dan aktif.

Foto: Dok. Okezone
Ketika pandemi terjadi, banyak aktivitas manusia dibatasi untuk mengurangi penyebaran virus. Pembatasan aktivitas ini memengaruhi rantai pasok pangan yang melibatkan produsen, konsumen, input pertanian dan perikanan, pemrosesan dan penyimpanan, transportasi, pemasaran, dan sebagainya.

Foto: psu.edu
Dalam sektor produksi, kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat seperti PSBB ataupun lockdown yang diberlakukan menjadikan petani tidak bisa menggarap sawahnya secara maksimal. Nelayan tidak dapat melaut sesering biasanya, dan industri pun tidak dapat berjalan secara normal. Akibatnya, produksi pangan pun berkurang.

Foto: deccanherald.com
Lihat Juga :