Tak Disangka, Para Biksu Muda Juarai Kompetisi Game

Tak Disangka, Para Biksu Muda Juarai Kompetisi Game
Para biksu remaja yang berhasil menjuarai kompetisi game di sebuah kampus di Thailand. Foto/Facebook
JAKARTA - Para biksu belajar agama selama 20 jam sehari, tapi masih bisa belajar komputer dan main game.

Para biksu muda tersebut berasal dari Balee Sathit Suksa, sebuah sekolah di provinsi timur laut Thailand. Mereka jadi juara di turnamen e-sport kampus Nong Khai di Universitas Khon Kaen.

Yang menarik, mereka sebenarnya juga belum pernah ikut kompetisi e-sport. Koordinator akademik sekolah sekaligus kepala biksu yang bernama Kokkiad Chaisamchareonlap mengatakan, anak-anak cuma ingin ikut kompetisi aja.

"Sekolah cuma memberi mereka kesempatan untuk mengikuti kompetisi saja. Kami benar-benar tidak menyangka bahwa mereka bisa menang," katanya, dikutip dari Unilad.



Setiap harinya, para biksu muda ini belajar agama selama 20 jam. Tapi mereka juga masih bisa belajar komputer, dan bermain mobile game Speed Drifters saat waktu luang.

Kemenangan para biksu ini memang di luar dugaan dan menggembirakan, tapi tetap saja ada yang mengkritisi mereka karena bermain game dengan tetap memakai baju tradisional biksu.

Tapi Chaisamchareonlap merespons hal tersebut dengan santai saja. "Mereka cuma anak-anak selayaknya anak usia mereka yang ingin tumbuh, mengembangkan keterampilan, dan mengeksplorasi minat mereka," kata Chaisamchareonlap.



"Banyak dari mereka yang datang dari keluarga miskin dan broken home," imbuhnya.

(her)
Artikel Terkait
TULIS KOMENTAR ANDA!
Artikel Gen SINDO
  • Hai teman teman...

    Kami mengajak untuk mengembangkan bakat kamu menulis dengan mengirimkan artikel dalam bentuk word dengan panjang tulisan minimum 4000 karakter.

    Sertakan juga foto yang mendukung artikel kamu, identitas, serta foto terbaru kamu.

    Tunggu apalagi, segera kirim tulisan kamu ke :

    gensindo[dot]mail[at]gmail[dot]com
Terpopuler
  • Visit Our Page :
  • Facebook
  • Twitter
  • Rss