Langkah-Langkah Sederhana untuk Menerima dan Mencintai Diri Sendiri

Langkah-Langkah Sederhana untuk Menerima dan Mencintai Diri Sendiri
Kemampuan menerima diri sendiri dengan segala kelebihan dan kekurangannya akan membuat hidup jadi lebih ringan dan membahagiakan. Foto/TIME
JAKARTA - Kalo diukur dari skala 1 sampai 10, seberapa bahagia kamu hari ini? 8, 9, atau malah cuma 1?

Hari ini kamu bisa aja senang karena gebetan kamu akhirnya ngajakin video call. Atau mungkin kamu malah lagi sedih gara-gara yang kamu mau gak bisa diraih.

Tapi, pernah gak sih kamu berpikir bahwa semuanya biasa aja karena yakin semua hal memang harus terjadi dan pasti ada hikmahnya?

Berdasarkan data WHO, bunuh diri menjadi penyebab kematian nomor dua terbesar setelah kecelakaan di kalangan remaja berusia 15-29 tahun, dan mengakibatkan sekitar 4.600 jiwa meninggal setiap tahunnya. Salah satu penyebab utamanya adalah rasa minder dan kurangnya apresiasi terhadap diri sendiri.



Langkah-Langkah Sederhana untuk Menerima dan Mencintai Diri Sendiri

Foto: apa.org

Padahal, konsep pemikiran menerima keberadaan diri dengan mengakui segala kelebihan beserta kekurangan yang dimiliki dan diberikan oleh Sang Pencipta merupakan suatu kebahagiaan tersendiri untuk kamu. Gak percaya?

Menurut laporan Thrive Global, tingkat kebahagiaan menjadi lebih besar kalau kamu menunjukkan rasa terima kasih. Kebiasaan ini akan menuntun kamu untuk tetap berfokus terhadap hal-hal positif dalam hidup, dan bukan pada sesuatu yang buruk.



Selain itu, dengan bersyukur perhatian manusia akan teralihkan pada apa aja yang telah berhasil mereka raih, bukan pada sesuatu yang tidak mereka miliki. Para peneliti mengungkapkan bahwa perasaan dan emosi inilah yang memiliki segudang manfaat, di antaranya mampu meningkatkan kesehatan, hubungan yang terjalin akan lebih kuat, dan meningkatkan kemampuan untuk mengatasi berbagai kesulitan.

Terus, gimana caranya supaya bisa lebih menerima diri bersama sepaket kelebihan dan kekurangan yang kamu miliki? Simak dan pahami dengan baik poin-poin berikut ini.


Langkah-Langkah Sederhana untuk Menerima dan Mencintai Diri Sendiri

Foto: Getty Images


Tanamkan Rasa Istimewa Menjadi Diri Sendiri

Tunggu dulu, merasa istimewa bukan berarti kamu harus merasa paling hebat dibandingkan yang lain. Akan tetapi, istimewa di sini adalah kamu bisa menciptakan sebuah kebahagiaan tersendiri atas pemberian-Nya dengan cara mengetahui lalu mengolah kekurangan, kelebihan, kemampuan, dan perasaan yang sedang terjadi pada diri kamu.

Esensi sederhananya seperti ini; setiap manusia diciptakan berbeda dengan jalannya masing-masing. Masalahnya cuma gimana manusia mengolah dan mewujudkannya dengan cara tersendiri.

Sayangnya, survei University of Hertfordshire menyebut bahwa rata-rata orang menilai kepuasan dirinya hanya ada di poin 1-5 dari skala 1-10. Data ini membuktikan bahwa masih banyak yang belum bisa menerima dirinya sendiri.

Selain itu, berdasarkan hasil studi pada 2015 lalu yang dilakukan oleh Family Medicine and Public Health University of California, San Diego, pada 186 laki-laki dan perempuan yang punya masalah dengan jantung. Studi ini menemukan bahwa semakin seseorang bersyukur, maka mood dan tidur akan jadi lebih baik.

Hal ini berimbas pada berkurangnya peradangan pada anggota tubuh, termasuk gejala yang mengarah pada sakit jantung. Intinya adalah jadikan segala hal yang dimiliki sebagai warna dalam kehidupanmu.

Langkah-Langkah Sederhana untuk Menerima dan Mencintai Diri Sendiri

Foto: inc.com


Hapus Kata ‘Saya Tidak Bisa’ dalam Kamus Kehidupanmu


Jangan pernah berpikir pesimistis sebelum mencoba. Kekuranganmu adalah sebuah aspek yang masih dalam tahap perkembangan, makanya kamu harus terus berusaha dan termotivasi untuk meningkatkannya. Gunakanlah kata-kata seperti ‘belum bisa’ atau ‘masih belajar’ dalam kamus kehidupanmu.

Mengutip dari Forbes, keterbatasan sering jadi pengekang seseorang untuk maju dan ragu mencoba hal baru. Perasaan takut gagal karena merasa kurang mampu diakibatkan karena gak ada atau minimnya rasa percaya diri.

Sedangkan riset lain menyebutkan bahwa potensi yang gak berkembang bukan cuma karena minimnya kecerdasan dan kesempatan aja, tapi juga karena pesimisme.
Pada kenyataannya kepercayaaan diri gak didapat begitu aja melainkan dibangun.

Langkah-Langkah Sederhana untuk Menerima dan Mencintai Diri Sendiri

Foto: The Conversation

Beri Diri Kamu Hadiah lewat Afirmasi

Memanjakan dirimu gak melulu bersifat material. Cobalah untuk membuat pernyataan positif kepada dirimu sendiri, seperti “Makasih, ya, udah tetap kuat menjalani masalah ini”, “Kamu luar biasa”, atau kata pujian lain yang mencerminkan bahwa kamu menghargai setiap proses yang dilakukan. Ini akan memberikan dampak yang baik untuk dirimu.

Menurut seorang psikiater, motivator, sekaligus penulis buku yang berbasis di Los Angeles, California, Amerika Serikat bernama Walter E. Jacobson, M.D, mengungkapkan bahwa alam bawah sadar memainkan peran utama dalam aktualisasi kehidupan dan manifestasi dari keinginan diri sendiri.

Gak cuma itu, penelitian di Carnegie Mellon University yang dipimpin oleh seorang profesor psikologi bernama David Creswell menyatakan bahwa seseorang bisa meningkatkan kemampuan mereka untuk memecahkan masalah di bawah tekanan dengan menggunakan afirmasi. Afirmasi mampu memperkuat seseorang untuk percaya pada potensi tindakan yang dia ingin wujudkan.

Apabila secara lisan kamu menegaskan sebuah impian, keinginan, atau ambisi terhadap sesuatu, itu sama aja dengan menumbuhkan keyakinan mendalam bahwa kata-kata pengharapan yang kamu ucapkan akan menjadi kenyataan. Karena pada dasarnya, gak ada kata-kata yang kosong, setiap suku kata yang kamu gunakan itu punya energi tersendiri.

Langkah-Langkah Sederhana untuk Menerima dan Mencintai Diri Sendiri

Foto: medium.com

Tuliskan Kebahagianmu Secara Rutin

Hal sederhana selanjutnya yang bisa banget kamu lakukan adalah dengan menuangkan kebahagiaan yang kamu rasakan setiap hari melalui sebuah tulisan. Secarik kertas dan alat tulis bisa dipakai untuk melatih kamu menerima sisi positif dan meningkatkan rasa syukur.

Nah, kumpulan kebahagiaan itulah yang bisa membantu untuk menerima diri sendiri atas kejadian atau keputusan yang telah dibuat. Mengutip dari Huffington Post, Dr. James Pennebaker, seorang psikolog sekaligus penulis buku "Writing to Heal" mengatakan bahwa menulis jurnal juga bisa membantu kamu memahami apa yang sebenarnya terjadi.

Menurutnya, saat seseorang menerjemahkan sebuah pengalaman ke dalam rangkaian kalimat, hal itu akan membuat pengalaman yang dialami bisa dengan mudah dimengerti. Nah, apabila melakukannya, besar kemungkinan kamu bisa melepaskan diri dari trauma maupun stres yang dirasakan.

Selain itu, dengan menuliskan perasaan, kamu juga bisa mengontrol pola pikir serta bisa merasa jadi lebih dan gak tertekan, dibandingkan dengan sebelumnya. Pada akhirnya, hal ini bisa bermanfaat buat kesehatan mental maupun fisik kamu.

Pernyataan ini juga didukung oleh penelitian berjudul "Emotional and Physical Health Benefits of Expressive Writing" yang dipublikasikan pada 2005. berdasarkan hasil penelitian tersebut, orang-orang yang menulis secara ekspresif selama 15-20 menit bisa mendapatkan efek fisik dan psikologis yang lebih baik ketimbang mereka yang menulis topik netral.

Langkah-Langkah Sederhana untuk Menerima dan Mencintai Diri Sendiri

Foto: amazonaws.com

Cobalah Berkontribusi untuk Lingkungan Sekitarmu

Poin terakhir yang bisa kamu lakukan adalah dengan mencoba membantu masalah yang dialami orang lain di sekitarmu. Lihatlah bagaimana reaksi mereka setelah mendapatkan bantuan dari kamu. Kamu bakal sadar bahwa ternyata banyak orang yang sangat butuh kehadiran kamu. Seluruh apresiasi yang kamu terima akan menciptakan kepuasan yang lebih tinggi dalam hidup kamu.

Tak cuma itu, segala respons positif yang kamu terima dari lingkungan sekitar bisa membantu mengatasi stres. Berdasarkan penelitian dari Dacher Keltner, seorang profesor psikologi di University of California, Berkeley, Amerika Serikat, ungkapan terima kasih yang diterima walaupun cuma sebuah sentuhan singkat pada lengan bisa memicu aktivasi di bagian otak penerima yang bisa menenangkan diri.

Nah, kalau kamu merasa belum bisa mencintai diri kamu sendiri, coba, yuk, tips di atas. Mulai dari yang paling gampang kamu lakukan, ya!

Fazjri Abdillah
Kontributor GenSINDO
Politeknik Negeri Jakarta
Instagram: @born2inform_


(her)
Share: